Sunday, 19 January 2014

Tips Membeli Keramik Murah untuk Proyek

Keramik untuk proyek pembangunan rata-rata menggunakan keramik murah dan warnanya putih, agar bisa menghemat anggaran dan tentunya mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Namun pihak pengelolapun tidak asal menggunakan keramik murah, karena merekapun tidak menginginkan adanya komplain setelah proyeknya beres, sehingga justru akan lebih merugi karena akan menambah waktu, tenaga juga biaya untuk memperbaikinya kembali. Cukup banyak merk keramik murah yang beredar di pasaran. Keramik Murah biasanya adalah keramik yang dusnya tanpa merk yang biasanya adalah KW3. Namun keramik yang dusnya bermerk belum tentu juga kw1 maupun kw2. Adakalanya dusnya bermerk tapi ternyata adalah kw3 yang biasanya di dusnya dibagian sisinya terdapat tulisan Grade A, B dan C. Grade A artinya kw1, Grade B artinya Kw2 dan Grade C adalah kw3. Ada juga yang tulisannya Export artinya kw1, Economy artinya kw2, ada juga yang tertulis huruf "P" atau kw P yang artinya kw2. Ada juga dengan tulisan angka Romawi I artinya kw1, Romawi II artinya kw2 dan angka romawi III yang artinya adalah kw3, bahkan ada juga keramik kw4. 

Keramik Mulia dus polos
Untuk mendapatkan keramik murah tapi kualitasnya masih bagus menurut pengalaman saya sebagai penjual selama puluhan tahun dan juga informasi dari para pembeli atau pelanggan bahwa keramik yang memenuhi kriteria bagus tapi murah adalah merk IKAD dan Mulia, meskipun kw3 tapi tingkat cacatnya hampir tidak kelihatan alias mendekati mulus. Keramik merk ini meskipun kw3 jarang ada yang komplain. Harga Keramik Murah ini yang berukuran 30x30 dengan warna putih berada dikisaran Rp.39.000 sd Rp. 40.000, dan untuk kw1 nya berada di kisaran Rp. 42.000 sd Rp. 44.000. 

Demikian Tips Membeli Keramik Murah untuk Proyek ini semoga menjadi bahan pertimbangan dalam pembelian keramik untuk diselaraskan dengan anggaran anda. Terimakasih.

Share:

Featured Post

Perbandingan harga BBM Dunia

Perbandingan harga BBM Dunia Pemerintah akhirnya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 2.000 per liter. Harga ters...

Blog Archive